Suara
manusia merupakan instrumen yang telah ada sejak lahir mempunyai materi suara
manusia itu sendiri, dan ini merupakan alat yang kemanapun seseorang itu
pergi akan dibawanya dan dipergunakan baik dalam berbicara atau dalam musik
vokal. Baik buruknya suara manusia tersebut tergantung pada keadaan dan kualitas
materi suara.
Produksi suara
Alat
musik seorang penyanyi ada pada tubuhnya sendiri yang terdiri dari selaput suara atau pita suara
sebagai sumber bunyi, badan dengan rongga kepala, kerongkongan, mulut, rongga
perut, rongga dada diafragma. Suara yang bagus adalah hasil daripada cara
pembentukan bunyi yang benar, sekaligus juga karena resonator yang baik.
Dalam tubuh manusia terdapat beberapa tempat resonator yakni dada,mulut, hidung,
kerongkongan dan kepala. Udara yang keluar akan menggetarkan pita suara dan
melibatkan resonator turut bergetar sehingga menghasilkan bunyi.
Teknik Pernafasan
Pernafasan
merupakan unsur penting dalam memproduksi suara. Tanpa pernafasan yang baik dan
benar seseorang tidak dapat bernyanyi dengan baik.
Jenis-jenis Pernafasan
Pernafasan dada
Dengan
cara mengisi udara dalam paru-paru bagian atas. Pernafasan ini sangat pendek
dan tidak cocok untuk digunakan dalam vokal.
Pernafasan Perut
Dengan
cara membuat perut berongga besar sehingga udara luar dapat masuk.
Pernafasan ini kurang efektif untuk vokal, karena udara dengan cepat dapat ke
luar sehingga paru-paru menjadi lemah dan cepat letih.
Penafasan Diafragma
Saat
diafragma menegang atau lurus maka rongga dada dan rongga perut menjadi longgar
dan “volume” menjadi bertambah. Volume yang bertambah ini mengakibatkan tekanan berkurang sehingga
udara dari luar dapat masuk ke paru-paru, dan nafas yang dikeluarkan dapat
diatur secara sadar oleh diafragma dan otot-otot bagian samping kiri. Pernafasan
ini paling cocok untuk bernyanyi karena dapat mengambil nafas
sebanyak-banyaknya dan mengeluarkan secara perlahan-lahan dan teratur.
Wilayah suara
Pada
umumnya jenis suara orang dewasa terbagi atas Sopran, Alto, Tenor, dan Bas.
Jenis suara perempuan yaitu Sopran dan Alto, sedangkan untuk jenis suara
laki-laki yaitu Tenor dan Bas. Sopran adalah suara tertinggi pada
golongan perempuan. Sedangkan Alto adalah nada yang mencakup suara terendah wanita dan
nada suara tertinggi pria (antara sopran dan tenor). Selanjutnya, Tenor
adalah jenis suara tertinggi untuk orang laki-laki. Sedangkan Bas adalah
nada suara yang besar dan rendah.
Suara manusia dewasa :
Perempuan
Alto : F kecil – D2
Mezzo sopran : A kecil – F2
Sopran : C1 – A1
Laki-laki :
Tenor : C kecil – A1
Bariton : A kecil – F1
Bas : F bas – D1
Artikulasi atau pengucapan
Pengucapan
kata harus tepat dan jelas, sebab bila kurang jelas akan menimbulkan pengertian
yang salah. Pengucapan yang jelas dan baik akan membantu tercapainya keindahan
suara dan kejernihan suara, berikut ini teknik berlatih artikulasi:
Menyanyi
dengan benar akan menghasilkan suara dan lagu yang dibawakan dapat dinikmati,
dalam berlatih bernyanyi disamping berlatih vokalisasi, kita sebaiknya juga melatih
artikulasi.
Frasering
Dalam
lagu ada yang disebut “frasering” yaitu panjang / pendeknya kalimat dan
kesatuan arti. Adanya frasering ini akan memudahkan pengucapan dan pengungkapan
makna.
Ekspresi/penjiwaan
Untuk
menyanyikan sebuah lagu, seorang penyanyi harus menampilkan sesuatu yang
menarik sesuai syair lagunya, penjiwaan penyanyi
ini disebut ekspresi.
Beberapa hal yang perlu
diperhatikan dalam vokal :
Memberikan pelemasan artinya
sebelum mulai dengan vokal seluruh anggota badan harus lemas atau tidak boleh
tegang, caranya dengan memberi olah raga kecil.
Pemanasan dengan pernafasan,
intonasi, interval, tangganada mayor dan minor, melodi pendek dan panjang, ucapan.
Gabungan antara praktek dan teori
dalam bernyanyi dimulai vokalisi dan etude dari Concone, Vaccai, Keel dan
Sieber.
0 komentar:
Posting Komentar